Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Bersepakat Kerjasama dalam Bidang Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Cirebon 28 Agustus 2024 – Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon telah menandatangani Memorandum of Agreement (MOA) pada Rabu tanggal 28 Agustus 2024 yang lalu di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. MOA ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan kolaborasi antara dua perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

MOA ini ditandatangani oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram, Dr. Jumadi, SE, MM, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Dr. Drs. H. Acep Komara, SE., M.Si., Ak., CSRS. Dalam MOA ini, dua perguruan tinggi bersepakat untuk melakukan kerjasama dalam beberapa bidang, seperti: Pembelajaran dan pengembangan program studi, Pengabdian masyarakat melalui kegiatan penelitian dan community service, dan Visiting lecture.

Dalam acara penandatanganan MOA, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram mengatakan bahwa kerjasama ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat. “Kerjasama ini akan membantu untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kemampuan mahasiswa,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram.

Dalam acara penandatanganan MOA, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram mengatakan bahwa kerjasama ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat. “Kerjasama ini akan membantu untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kemampuan mahasiswa,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram.

UWM dan Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan MoU dan MoA

Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) memiliki manfaat yang signifikan dalam membangun kerjasama antar institusi. Oleh sebab itu, dalam rangka memperluas jaringan akademik, Universitas Widya Mataram (UWM) melakukan penandatanganan MoU dan MoA dengan Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng Sengkang, Sulawesi Selatan. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (22/08) pagi di Kampus Terpadu UWM, dihadiri oleh sejumlah pimpinan dari kedua institusi.

Dari pihak UWM, acara ini dihadiri oleh Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., Wakil Rektor III UWM, Dr. Roni Sulistyanto Luhukay, S.H., M.H., dan Dekan Fakultas Ekonomi UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M. Sementara itu, dari Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng hadir Ketua Yayasan YPSDI Lamaddukelleng, Dra. Andi Putri Anong, M.Si., Rektor Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng, Prof. Dr. H. Siardin Andi Djemma, M.Si., M.H., beserta jajaran pejabat lainnya seperti wakil rektor, ketua LPPM, dan para ketua program studi.

Dalam sambutannya, Prof. Edy mengisahkan sejarah singkat UWM yang telah menempati bangunan cagar budaya sejak tahun 1874 hingga tahun 2022, sebelum akhirnya pindah ke Kampus Terpadu. Saat ini, UWM tengah melanjutkan pembangunan Kampus Tahap 2 sebagai bagian dari upaya pengembangan universitas. Beliau juga menyambut baik kerjasama ini dan menekankan pentingnya realisasi MoU dalam bentuk aksi nyata. “Kami berharap MoU ini tidak menjadi sekadar sleeping MoU. Kerjasama ini adalah keniscayaan yang tercermin dalam indikator kinerja utama dan instrumen akreditasi. Oleh karena itu, tindak lanjut dari MoU ini sangat penting, baik melalui pertukaran mahasiswa dan dosen sesuai skema MBKM, maupun kolaborasi dalam seminar daring,” ujarnya.

Sementara itu, Ismail Ali, S.H., M.H. selaku Wakil Rektor I Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng juga menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat membawa manfaat yang luas bagi kedua institusi, khususnya dalam bidang hukum dan ekonomi. “Kerjasama ini bukan hanya untuk kepentingan akademik semata, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Semoga sinergi ini dapat berlangsung dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kedua institusi,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU dan MoA ini menjadi langkah awal dari berbagai kolaborasi yang diharapkan dapat terwujud dalam waktu dekat.

Setelah acara MOU di lanjutkan acara MOA antara Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram dengan Program Studi Bisnis Digital dan Program Studi Manajemen yang di lakukan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram Dr. Jumadi, S.E., M.M., dengan Kaprodi Manajemen Andi Jamaluddin, S.E., M.Si., serta Kaprodi Bisnis Digital Agus Purwanto, S.E., M.M.

Dosen FE UWM Perkuat Kompetensi Kewirausahaan di Pelatihan Kemenpora RI

Beberapa dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Widya Mataram (UWM) telah sukses mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) dalam acara Training of Facilitator Dosen Kewirausahaan di Hotel Novotel Yogyakarta International Airport, Kulon Progo. Acara ini berlangsung selama tiga hari (7-9/8) dengan partisipasi lebih dari 40 dosen kewirausahaan dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Dosen-dosen FE UWM tersebut antara lain Dekan FE UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M., Wakil Dekan I FE UWM, Bahri, S.E., M.M., Wakil Dekan II FE UWM, Niken Permata Sari, S.E., M.Sc., Kaprodi Manajemen FE UWM, Kristiana Sri Utami, S.E., M.M., Kaprodi Kewirausahaan FE UWM, Utami Tunjung Sari, S.E., M.Sc., dan Dosen Prodi Kewirausahaan FE UWM, Cahya Purnama Asri, S.E., M.M.

Acara ini dibuka oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Dr. Raden Isnanta, M.Pd., dan ditutup oleh Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI, Dr. Ir. Hendero Wicaksono, M.Sc., Eng. Dalam sambutannya, Dr. Raden Isnanta menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang kuat, terutama di kalangan pemuda.

Sementara itu dalam komentarnya ketika ditemui Tim Humas UWM, Dr. Jumadi menyampaikan, “Pelatihan ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi para dosen untuk mengembangkan metode pengajaran kewirausahaan yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kami berharap dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan di universitas kami.”

Selama tiga hari, peserta pelatihan mendapatkan berbagai materi penting. Hari pertama difokuskan pada pengembangan ekosistem kewirausahaan di kalangan pemuda, dengan perguruan tinggi sebagai penggerak utama. Diskusi menekankan bahwa di era yang terus berubah, keterampilan masa depan seperti kreativitas, inovasi, dan ketahanan sangat penting untuk keberhasilan. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memberikan pendidikan teoritis, tetapi juga membangun sikap mental dan kompetensi praktis melalui kurikulum yang terintegrasi dengan teknologi.

Pada hari kedua, peserta mempelajari karakteristik kewirausahaan, termasuk pentingnya inisiatif, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan bisnis. Mereka juga mempraktikkan penyusunan Business Model Kit, yang menjadi dasar penting dalam menjalankan usaha. Materi ini mendorong para peserta untuk berpikir kreatif, inovatif, dan mengambil risiko yang diperhitungkan.

Sementara itu, hari ketiga ditutup dengan diskusi tentang peran inkubator bisnis dalam mendukung pertumbuhan startup. Peserta juga mempraktikkan penyusunan Business Model Canvas di masing-masing kelompok usaha, memperkuat pemahaman mereka tentang manajemen bisnis yang efektif. Inkubator bisnis tidak hanya meningkatkan peluang keberhasilan startup, tetapi juga mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor industri.

Acara pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam mengajarkan kewirausahaan yang adaptif dan inovatif, serta mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pengusaha muda yang tangguh di masa depan.

©HumasUWM

Pengumuman Wisuda Periode 65 Universitas Widya Mataram

Doa dan Dukungan Orang Tua Kunci Sukses

Pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2024 bertempat di Hotel Sare Gowongan Yogyakarta Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram ( FE UWM) menyelenggarakan Yudisium dan Pelepasan. Mahasiswa FE UWM yang di Yudisium sebanyak 51 Mahasiswa yang terdiri dari 36 Mahasiswa dari Program Studi Manajemen,12 Mahasiswa dari Program Studi Kewirausahaan, dan 3 Mahasiswa dari Program Studi Akuntansi.
Hadir dalam acara Yudisium Jajaran Pengurus Fakuktas, Program Studi dan perwakilan Alumi FE UWM.
Dalam sambutan Dekan FE UWM Jumadi menyampaikan bahwa, setelah dinyatakan lulus, tantangan semakin besar, karena akan masuk ke lingkungan yang lebih besar yaitu Universitas yang sebenarnya yaitu Universitas Jagat Raya, Fakultas Kehidupan, Program Studi Jalan Lurus. Setelah masuk di tuntut untuk mengoptimalkan semua kecerdasan jika ingin sukses, apa kecerdasan itu yaitu kecerdasan paripurna meliputi; kecerdasan spiritual, Emosional, kultural dan sosial serta kecerdasan intelektual.
Lebih lanjut Jumadi menyampaikan bahwa optimalisasi kecerdasan saja tidak cukup, karena anda harus menghormati dan membahagiakan orang tua anda.Tidak ada sukses tanpa perjuangan, tidak ada sukses tanpa kerja keras dan tidak ada sukses tanpa do’a orang tua. Di akhir sambutanya Jumadi menyampaikan sedikit tips sukses untuk para calon wisudawan antara lain:

  1. Buat porto folio ( CV) yang menarik
  2. Meningkatkan kemampuan diri (soft and hard skills)
  3. Membangun relasi (jaringan dan pertemanan)
  4. Konsisten melamar pekerjaan
  5. Pantang menyerah dan berdo’a.