Bazaar Produk Mahasiswa UWM: Sukses Implementasikan Mata Kuliah Kewirausahaan

Event tahunan Program Studi (Prodi) Kewirausahaan Universitas Widya Mataram (UWM), Bazaar Produk mahasiswa kembali sukses digelar di Pendopo Agung Kampus Terpadu UWM pada Rabu (12/06/2024) pukul 09.00 – 16.00 WIB. Bazaar ini diikuti oleh lebih dari 40 tenant yang menampilkan berbagai produk hasil karya mahasiswa. 

Bazaar ini merupakan implementasi dari dua mata kuliah utama, yaitu Start-Up Business dan Sustainable Business. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menjalankan bisnis, sekaligus sebagai ajang untuk memamerkan hasil karya mereka kepada khalayak luas.

Antonius Satria Hadi, PhD, dosen pengampu mata kuliah Start-Up Business, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata. “Melalui bazaar ini, mahasiswa semester 4 dapat mengimplementasikan langsung apa yang mereka pelajari di mata kuliah Start-Up Business. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk memulai bisnis mereka sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Bahri, S.E., M.M., dosen pengampu mata kuliah Sustainable Business, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga erat kaitannya dengan mata kuliah yang diampu. “Mahasiswa semester 6 yang mengambil konsentrasi bisnis digital dan bisnis pariwisata turut serta dalam bazaar ini sebagai bagian dari mata kuliah Business Sustainable. Mereka diajarkan untuk menuntut ilmu dari siapa saja dan kapan saja, termasuk dari pengalaman praktis seperti ini. Ini menunjukkan bahwa kegiatan kampus tidak terlepas dari kehidupan mahasiswa sehari-hari,” katanya.

Dengan adanya bazaar ini, diharapkan mahasiswa dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan bisnis mereka secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat akademis tetapi juga pengalaman berharga dalam dunia kewirausahaan yang sesungguhnya.

©HumasUWM

The Campus Catalyst: UWM Dorong Mahasiswa Jadi Digitalpreneur

Universitas Widya Mataram (UWM) melalui Program Studi (Prodi) Kewirausahaan menyelenggarakan event The Campus Catalyst – Business Talk dengan tema “Dare to be Young Entrepreneur” pada hari Rabu (12/06/2024) pukul 10.00 – 12.00 WIB di Kampus Terpadu UWM. Acara ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Owner Penyetan “Mas Kobis”, R. Apriliado Rustiawan, S.E. dan Owner Nadda Interior, Fabian Pungky, S.T. Sementara itu moderator dalam acara ini adalah Dosen Prodi Kewirausahaan UWM Dr. Bhenu Artha, S.E., M.M. Acara business talk ini dihadiri oleh lebih dari 100 orang peserta mahasiswa dari beberapa kampus. 

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi (KaProdi) Kewirausahaan, Utami Tunjung Sari, S.E., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa event ini merupakan hasil nyata dari mata kuliah sebagai event organizer bagi mahasiswa semester 2 Prodi Kewirausahaan. “The Campus Catalyst – Business Talk dengan tema ‘Dare to be Young Entrepreneur in the Digital Era’ adalah sebuah platform yang luar biasa bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi bisnis tentang tren pasar, perilaku pembelian konsumen, dan pemanfaatan teknologi dalam berbisnis,” ujarnya.

Apriliado, dalam sesinya, menekankan pentingnya menulis ide-ide bisnis. “Menulis apapun itu, baik itu ide atau inovasi bisnis, sangat penting sebagai pengingat dan referensi masa depan,” ungkapnya. Beliau juga membahas alasan memilih bisnis Food & Beverage (F&B) yang menurutnya dapat membantu banyak orang melalui penciptaan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Apriliado juga berbagi pengalamannya yang telah mengalami kegagalan bisnis lebih dari tiga kali dan menekankan bahwa karakteristik konsumen yang cepat berubah menuntut adaptasi dan penyesuaian terus-menerus terhadap tren. “Utamakan kejujuran dan integritas dalam berbisnis, serta kerja keras dan ketekunan adalah kunci kesuksesan,” tambahnya.

Sementara itu, Pungky berbagi perjalanan kariernya dari lulusan sarjana teknologi hingga akhirnya membuka bisnis sendiri di bidang interior. “Awalnya saya iseng mendesain dan menggambar, ternyata pimpinan saya tertarik dan saya diberi proyek untuk dikerjakan,” kenangnya. Fabian menekankan bahwa meski ada tekanan kerja, hal tersebut justru menjadi motivasi untuk terus maju. Dalam bisnis interior, menurut Fabian, kendala utama adalah negosiasi dengan konsumen. “Kepuasan pelanggan adalah prioritas utama, dan memperhatikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sangat penting untuk manajemen keuangan,” jelasnya. Ia juga memanfaatkan media sosial sebagai digital showroom untuk menarik lebih banyak pelanggan.

“The Campus Catalyst – Business Talk ini benar-benar membuka wawasan kami tentang pentingnya inovasi dan adaptasi di dunia bisnis yang cepat berubah. Kami sangat berterima kasih kepada para narasumber yang telah berbagi pengalaman dan ilmu berharga,” ujar salah satu mahasiswa peserta.

Event ini memberikan wawasan tentang bagaimana menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam berbisnis. Mahasiswa diajarkan untuk terus berinovasi, belajar dari kesalahan dan kegagalan, serta mengembangkan strategi bisnis di era digital. Melalui pengalaman para narasumber, peserta diajak untuk memahami bahwa kunci sukses berwirausaha di era digital terletak pada adaptasi terhadap perubahan, kejujuran, kerja keras, dan kepuasan pelanggan. Dengan acara seperti ini, diharapkan para peserta mahasiswa dapat lebih siap dan termotivasi untuk menjadi pengusaha muda yang sukses di era digital.

©HumasUWM

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kelurahan Gunungketur dan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Widya Mataram

Jogja (27/5) Program Studi Manajemen melakukan tindak lanjut atas penjajakan kerjasama antara Prodi manajemen dan Kelurahan Gunungketur beberapa waktu lalu yaitu penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kelurahan Gunungketur dengan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Widya Mataram (UWM).

Pada penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut Prodi Manajemen hendak mengoptimalkan peran mitra kerjasama dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi diantaranya Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Kristiana Sri Utami, S.E.,M.M selaku Ketua Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Widya Mataram didampingi oleh Hj. Nany Noor. K., S.E.,M.M.,M.Sc dan Dr. Bangun Putra Prasetya, M.Sc.,M.M menyampaikan bahwa penandatanganan kerjasama ini sebagai salah satu bentuk komitmen program studi Manajemen dalam pengembangan ilmu dan pengetahuan dalam bidang ilmu manajemen serta sebagai salah satu hal penting dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pada saat yang sama, Lurah Kelurahan Gunungketur Sunarni,S.M.,M.M menyampaikan besar harapan dari Kelurahan Gunungketur atas implikasi dari tindak lanjut penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini sehingga betul-betul berdampak pada kehidupan bermasyarakat khususnya di Kelurahan Gunungketur.

Adapun isi dari perjanjian kerjasama antara Program Studi Manajemen dan Kelurahan Gunungketur diantaranya dalam bidang pendidikan, menjelaskan bahwa Kelurahan Gunungketur dan Prodi Manajemen dapat bekerjasama dalam kegiatan Kuliah Praktek bagi Mahasiswa Prodi Manajemen, sehingga Mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi, UWM mampu mengimplementasikan ilmu manajerial secara nyata. selain itu dalam bidang penelitian, Kelurahan Gunungketur dapat dijadikan sebagai laboraturium sosial dalam bidang penelitian, sehingga hasil penelitian tersebut mampu menjadi salah satu jalan dalam penanganan permasalahan yang ada di Kelurahan Gunungketur. Sedaangkan Pengabdian Masyrakat atas kesepakatan kedua belah pihak, pengabdian masyarakat bersumber pada optimalisasi UMKM dan Budaya yang ada di Kelurahan Gunungketur.